<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0"><channel><atom:link rel="hub" href="http://tumblr.superfeedr.com/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"/><description>Di sini . Sajak-sajak minum arak , Surat rindu — mengaduh. Potongan puisi bagai belati . Saya meracau — kacau . jangan di hirau .</description><title>Kumpulan kata (yang saling memeluk)</title><generator>Tumblr (3.0; @aksarabercerita)</generator><link>http://aksarabercerita.tumblr.com/</link><item><title>Jadikan Aku Bir mu.</title><description>&lt;p&gt;Sayangku, apakah kau harus mabuk dulu baru bercakap-cakap banyak denganku?&lt;/p&gt;</description><link>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/49025143549</link><guid>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/49025143549</guid><pubDate>Sat, 27 Apr 2013 14:43:42 -0400</pubDate></item><item><title>Kala itu..</title><description>&lt;p&gt;O, nona..&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dari tahun ke tahun, aku mengunjungi pematang hatimu—gersang belum sembuh.&lt;/p&gt;</description><link>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/49024282329</link><guid>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/49024282329</guid><pubDate>Sat, 27 Apr 2013 14:31:43 -0400</pubDate></item><item><title>Kau;</title><description>&lt;p&gt;Kau;&lt;br/&gt;
Kau adalah cinta yang mulai tumbuh di dinding tubuh, seperti dingin-dingin yang kerap merengkuh.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kau adalah lagu tidur yang paling lelap, pun ketika kantukmu mulai liar, kau masih saja bertahan sejenak.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kau adalah sabar yang terus berujar; tentang kesungguhan-kesungguhan yang disorotkan oleh mata segarismu, dalam gelap pun aku meyakini itu.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kau adalah tenang yang paling senang; menatapku lekat-lekat sedangkan aku membuang pandangan ke arah pintu, mencari-cari apakah ada cinta sedang tumbuh di hatiku?&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kau adalah debar yang membalut getir-getir luka yang berdiam di dadaku, memeluk segala ketakutanku, mengecup segala keraguanku, mendekap erat tubuh ringkihku.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kau adalah kenyataan yang aku pertanyakan, cinta yang belum aku akui, sayang yang masih mengambang. Sedangkan waktu terus menghitung setiap rindu yang jatuh.&lt;/p&gt;</description><link>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/49024112114</link><guid>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/49024112114</guid><pubDate>Sat, 27 Apr 2013 14:29:23 -0400</pubDate></item><item><title>4 April..</title><description>&lt;p&gt;Aku ingin membaca hatimu, sebelum tidur&amp;#8212;ketika lampu temaram mulai kaunyalakan di dalam kepalaku.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Aku ingin menjadi sisa kantukmu, menggantung pada langit-langit kesadaranmu.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Aku ingin menjadi bir terakhir yang kau teguk lalu tenggelam dalam ciuman-ciumanmu.&lt;/p&gt;</description><link>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/49023990161</link><guid>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/49023990161</guid><pubDate>Sat, 27 Apr 2013 14:27:40 -0400</pubDate></item><item><title>Ocehan Maret.</title><description>&lt;p&gt;Saya selalu kagok untuk menulis di sini. Seperti masuk ke rumah orang asing saja. Sebenarnya ada banyak kata-kata yang ingin tumpah, saya tau tempat penampungannya tapi selalu tidak bisa menuangnya. Ahh, saya payah sekali. Saya memang payah akhir-akhir ini. Eits, bukan akhir-akhir ini tapi selama setahun belakangan. Ahh, kamu pasti tau. Kalau tidak pun tak mengapa, biar saja menjadi rahasia. Memangnya kamu tau itu rahasia apa? haha saya saja tidak tau saya sedang menulis apa.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Jadi, bagaimana kabar hari ini? saya tadi pagi beli nasi Djenggo. Nasi yang pertama kali saya makan ketika sarapan sebelum berangkat ke Jogja. Nah, saya baru ingat kalau harus menulis report gigs yang saya sambangi minggu lalu. Jadi, apa lagi hal yang harus saya lakukan lalu saya lupakan? Oh iya, sampai di sini jari saya kaku dan tangan saya pegal sekali. Inilah akibatnya kalau jarang sekali mengetik menggunakan sepuluh hari. &lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Pagi ini saya merasa sehat sekali setelah minum 3 butir obat yang harganya mencekik batin. Oleh karena itu, harus merasa baik-baik saja dan mensugesti diri sendiri untuk sembuh. Sembuh. Sembuh. Sembuh. Saya beritahu kamu, tensi darah saya cuma sembilan puluh. Memang tidak penting, tapi ini yang selalu bikin saya pusing. Apakah ini tandanya saya harus sering mengkonsumsi daging? daging saya ada banyak. Banyak sekali. Lebih tepatnya lemak. Tau kah kamu kalau saya berfikir untuk diet? karna melihat tubuh langsing nona Sari White Shoes and The Couple Company yang dulunya gembol sekali. &lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Setiap orang bisa menjadi inspirasi. Setiap orang bisa menjadi semangat untuk diri kamu sendiri. Selamat kamis, selalu kembangkan senyum manis. &lt;br/&gt;
*cups*&lt;/p&gt;</description><link>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/45314587705</link><guid>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/45314587705</guid><pubDate>Wed, 13 Mar 2013 22:08:00 -0400</pubDate></item><item><title>Senyum Misterius Pria dari Sore September.</title><description>&lt;p&gt;Saya punya sebuah dongeng, begini ceritanya: pada suatu hari seorang gadis berpakaian hitam-hitam berjalan menyusuri sore dengan sepeda tua. Sore hampir pulang, jam menunjukkan pukul lima lewat entahlah berapa. Dia mempercepat langkahnya, pikirannya gusar dan hatinya tak tenang. Seseorang yang dia tunggu di taman tak kunjung datang. Hampir 3 jam. Cukup melayukan senyum tipis yang sedari tadi sudah mengembang.&lt;br/&gt;
Rumah pun memanggilnya pulang. Sesampainya didepan pagar, dia berpapasan dengan segerombolan anak kecil yang sepertinya baru usai main bola. Dia melayangkan pandang, memperhatikan. Anak2 itu juga melihat ke arahnya, pun seorang pria yg ada dibelakang mereka. Menatap &amp;amp; tersenyum. Dia menoleh sekali lagi ke arah si pemuda, pria itu masih tersenyum dengan senyum manis yang berpotensi membuat tsunami di kepala. *yaelah* si mbak gadis yg menuntun sepeda tua heran luar biasa: &amp;#8220;Untuk apa laki-laki itu tersenyum kepadaku, aku tidak mengenalnya&amp;#8221; Pikirnya #tsah&lt;br/&gt;
Akhirnya dia menoleh sekali lagi&amp;amp; pria itu masih memasang senyum-simpul-yang-manis-sekali. Lalu dia ikut tersenyum. Mereka sama2 senyum deh.	 Nah, setelah hari itu dia tak pernah lagi bertemu dengan pemuda yang mempunyai senyum-simpul-manis-sekali tsb. Ke mana pemuda tersebut?&lt;br/&gt;
Setiap sore, gadis itu selalu berharap bertemu lagi dengan pemuda tersebut. Dia ingin memberikan satu sore dengan dua cangkir coklat panas.. Percakapan hangat, pandangan mata yang lekat, senyum-senyum yang memikat dan tangan yang bergandengan erat. #tsah&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;*cerita ini diambil dari rangkaian twit pada tanggal 29-10-2012*&lt;/p&gt;</description><link>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/44604949139</link><guid>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/44604949139</guid><pubDate>Tue, 05 Mar 2013 01:28:51 -0500</pubDate></item><item><title>Perempuan yang Bertele-tele dengan Lelaki yang Hatinya Setenang Air.</title><description>&lt;p&gt;Kamu sudah lama ada di dalam kepala saya, tetapi saya terlalu angkuh untuk mengakuinya. Kamu sudah lama berpendar di dalam hati saya, tetapi saya selalu menolak untuk menyadarinya. Kamu sekarang sedang di dalam kepala saya, tidak tidur.&lt;br/&gt;
Kamu menginginkan kita, saya pura-pura tidak jatuh cinta. Kamu mengenali saya dengan penuh, saya menanggapimu dengan acuh. Sekarang kamu sudah membangun pondasi yang kuat di dalam hati saya, saya bisa apa?&lt;br/&gt;
Setiap sore yang pernah kita bagi; cerita-cerita konyol saya - tawa lepas kamu, jalan yang kita susuri - rumah tua yang kita tandai, ketenangan kamu - kecerobohan saya; kita bagai dua sisi yang berseberangan.&lt;br/&gt;
Saya memelihara banyak ragu, saya rawat baik-baik di pikiran saya. Saya selalu menyangsikan kamu. Sekarang, pintu baja yang kamu ketuk perlahan mulai terbuka. Tolong, buat saya selalu menginginkan kamu.&lt;/p&gt;</description><link>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/44182164128</link><guid>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/44182164128</guid><pubDate>Wed, 27 Feb 2013 14:20:00 -0500</pubDate></item><item><title>Hitam Lusuh dan Biru Pudar.</title><description>&lt;p&gt;Sore terlihat kucel sekali. Vest denim dengan beberapa benang yang menjuntai keluar, rebel. Kaos hitam lusuh dibeli 4 tahun yang lalu, buluk seperti boot merah yang sering dibawa kemana-mana. Warnanya pudar layaknya semangat yang semakin hari semakin berpendar. Sesekali terang, seterusnya remang. &lt;br/&gt;
Lalu rambut yang panjang terurai hingga sepinggang, rontok dan kusam. Patah hati seperti apapun tak mampu memangkasnya, duka sedalam apapun tidak pernah bisa menyentuhnya. Terlalu sayang, membiarkan ia tumbuh dengan akar yang tak kuat, ujung yang rusak. &lt;br/&gt;
Begitu lah keadaan yang terlalu nyaman, membuat kau terlalu takut untuk keluar dari lingkaran. Juga terbuai dengan keadaan, sementara lupa akan rasa cemas. &lt;br/&gt;
Celana belel biru pudar dengan sobek di lutut, seperti jiwa yanguterbelenggu dengan seribu kecamuk. Tidak pernah kuat untuk menahan amuk.&lt;br/&gt;
Pakaian yang kau kenakan, menggambarkan suasana hatimu yang sebenarnya. Aku mengenakan warna hitam lusuh dan biru pudar. Sepertinya besok aku harus beli baju baru.&lt;/p&gt;</description><link>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/43635667171</link><guid>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/43635667171</guid><pubDate>Fri, 22 Feb 2013 04:45:35 -0500</pubDate></item><item><title>Hari-hari cepat.</title><description>&lt;p&gt;Selamat malam 2013. Entah kenapa tahun ini diawali dengan ringan sekali, terlewati begitu saja. Sehari&amp;#8212;dua hari, cepat berganti. Pagi terang, siang terik dan tak punya sore. Begitu seterusnya hingga hari ini.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Hari-hari begitu cepat. Bernafas diburu untuk menyelesaikan hal-hal yang ingin sudah, memulihkan kepingan hati yang entah terlempar kemana, pun semangat yang sudah menjadi prasasti di ujung kamar tidur, bercampur dengan baju kotor. Bau sekali.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Hari-hari cepat. Memaksa untuk meninggalkan kebiasaan buruk, menanggalkan pikiran meracau yang berkecamuk dan mencari sandaran hati untuk memeluk. &lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Hari-hari cepat. Selalu cepat ketika kau tidak pernah berbincang dengannya, ia berlalu begitu saja. Dan sialnya kau selalu melewatkan pertunjukkan, seperti yang sudah-sudah. &lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Hari-hari cepat. Akan terasa lambat, jika kau menyentuhnya.&lt;/p&gt;</description><link>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/43482186044</link><guid>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/43482186044</guid><pubDate>Tue, 19 Feb 2013 07:42:00 -0500</pubDate></item><item><title>Es Krim dan Perempuan Yang Bertele-tele.</title><description>&lt;p&gt;“Ketika hatimu jatuh kepada seseorang, pastikan! Sebelumnya semuanya hilang.”&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Perasaan itu seperti es krim, jika tidak lekas kau lahap, ia akan segera mencair. Perasaan yang mencair, layaknya air yang mengalir mencari muara lalu menyatu dengan laut pun yang hilang terbawa angin, tak meninggal bekas apapun. Hal yang tersisa hanya keping-keping ingatan; hatiku pernah tertaut kepadanya. Lalu hilang perlahan-lahan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Saya sering terlambat melahap es krim saya. Terkadang ketika mendapati es krim yang saya pegang sudah mulai mencair, terlalu malas  untuk melahapnya lagi. Seringkali saya buang. Padahal awalnya dibeli dengan perasaan sukacita. Es krim langka dengan varian baru, tidak dijual di mana pun. Saya membuangnya begitu saja, perasaan saya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Terlalu malas untuk memastikan, terlalu sibuk dengan segudang pertimbangan. Iya, saya adalah orang yang detil sekali. Mempertimbangkan perasaan serinci-rincinya sampai akhirnya es krim itu sudah terlanjur mencair, tidak bisa menunggu saya dengan segala daftar yang bertele-tele. Saya terlalu  bertele-tele. Es krim saya cair, saya sudah tidak mau lagi. Begitu seterusnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Es krim mana yang mau disia-siakan? tidak ada. Mereka menolak untuk saya beli. Tinggal saya yang gigit jari.&lt;/p&gt;</description><link>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/43472437489</link><guid>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/43472437489</guid><pubDate>Tue, 19 Feb 2013 02:07:00 -0500</pubDate></item><item><title>"Jangan terlalu lama memaklumi dirimu sendiri."</title><description>“Jangan terlalu lama memaklumi dirimu sendiri.”</description><link>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/43472614703</link><guid>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/43472614703</guid><pubDate>Tue, 19 Feb 2013 00:27:59 -0500</pubDate></item><item><title>"Aku membaca rindu dimatamu."</title><description>““Aku membaca rindu dimatamu.””&lt;br/&gt;&lt;br/&gt; - &lt;em&gt;Jalan Pulang&lt;/em&gt;</description><link>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/26990764420</link><guid>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/26990764420</guid><pubDate>Mon, 18 Feb 2013 21:44:57 -0500</pubDate></item><item><title>Cinta; meluruhkan kebahagiaan--kebaikan.</title><description>&lt;p&gt;Cinta itu dulu..&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Seperti balon-balon yang kita lepas-terbang pada padang hijau dari kedua tangan kita sebelum perlahan saling menggenggam—yang pernah kita rencanakan dengan badan yang berbaring sejajar.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Langit biru yang menghampar luas, burung-burung terbang rendah dan mata yang saling beradu—malu-malu.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Seperti perahu kertas yang kita layarkan bersama pada suatu senja. Kita titipkan segala duka-luka yang merubungi hati-hati kita; luruhlah segala hal-hal yang tidak baik, datanglah segala kebaikan dan kebahagiaan yang kita ciptakan.&lt;/p&gt;</description><link>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/43454415857</link><guid>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/43454415857</guid><pubDate>Mon, 18 Feb 2013 21:40:00 -0500</pubDate></item><item><title>Hidup sedang bergegas di antara dedaunan yang meranggas.</title><description>&lt;p&gt;Hidup sedang bergegas di antara dedaunan yang meranggas.&lt;/p&gt;</description><link>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/42036245973</link><guid>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/42036245973</guid><pubDate>Fri, 01 Feb 2013 13:53:55 -0500</pubDate></item><item><title>121212</title><description>&lt;p&gt;12 menit sebelum 12&amp;#160;12&amp;#160;12 usai.&lt;/p&gt;</description><link>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/37794535657</link><guid>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/37794535657</guid><pubDate>Wed, 12 Dec 2012 11:55:27 -0500</pubDate></item><item><title>Sudah Mengenali Dirimu Sendiri</title><description>&lt;p&gt;Selamat malam. Saya ingin bercerita. Malam ini tidak dengan puisi sedih maupun sajak kenangan. Malam ini saya akan bercerita saja, bercerita sampai kamu lelah membacanya. &lt;br/&gt;
Kemarin saya membersihkan debu debu yang menempel pada dinding dinding kamar dan segala benda yang dihinggapinya. Saya mengamati cara saya membersihkan debu, menyapu debu, menyusun kembali barang barang satu persatu. Dari hasil pengamatan itu saya menyimpulkan, saya tipe yang bersungguh sungguh dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan tetapi tidak menyelesaikannya dengan tuntas. Selalu melompat lompat. Kamu mengerti? saya tidak.&lt;br/&gt;&lt;a href="http://http://www.tumblr.com/edit/37110079918?redirect_to=http%3A%2F%2Faksarabercerita.tumblr.com%2Fpost%2F37110079918%2Fsudah-mengenali-dirimu-sendiri" class="read_more" target="_blank"&gt;Read More&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
Ketika sedang mengerjakan sesuatu dan selalu saja terlintas hal hal yang lain. Lalu sebelum hal lain tersebut hilang ditelan lupa, saya akan bergegas mengerjakannya. Begitu seterusnya sampai banyak yang menumpuk. Sebuah hal adalah inspirasi bagi hal yang lainnya. Itu yang sering terjadi kepada saya, yang dulu saya sebut dengan &amp;#8216;focus disorder&amp;#8217;. Tidak pernah benar benar fokus dengan suatu pekerjaan. Pikiran saya melompat lompat seperti tupai, tidak tekun.&lt;br/&gt;
Tetapi kamar saya tetap selesai dibersihkan, walaupun lama sekali. Kurang lebih satu hari satu malam. Saya mengelompokkan mereka. Ketika tupai di kepala saya melompat, saya pastikan dia melompat pada kelompok kelompok yang belum dijamah, sampai semuanya selesai.&lt;br/&gt;
Sampai di sini, tulisan ini pun bertujuan untuk melatih diri sendiri menulis tulisan panjang, bukan puisi/sajak yang pendek pendek. Tentu saja tulisan ini melewati kelompok &amp;#8216;melihat foto, meng-upload foto, mengunduh lagu dll&amp;#8217; baru sampai pada akhir cerita. Sampai di sini, saya berencana membuat project menulis selama 30 hari. Menulis panjang panjang. &lt;br/&gt;
Jadi, sampai di sini lagi. Sudah mengenali dirimu sendiri?&lt;/p&gt;</description><link>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/37110079918</link><guid>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/37110079918</guid><pubDate>Mon, 03 Dec 2012 08:25:00 -0500</pubDate></item><item><title>"Kekasih akan selalu menjadi orang yang terkasih selama kita masih mengasihinya, walau pun mungkin..."</title><description>“Kekasih akan selalu menjadi orang yang terkasih selama kita masih mengasihinya, walau pun mungkin dia sudah pergi atau berhenti mencintai kita.”&lt;br/&gt;&lt;br/&gt; - &lt;em&gt;Selamanya engkau kekasihku, Ibu. (via &lt;a href="http://poeticonnie.tumblr.com/" class="tumblr_blog" target="_blank"&gt;poeticonnie&lt;/a&gt;)&lt;/em&gt;</description><link>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/36866752137</link><guid>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/36866752137</guid><pubDate>Fri, 30 Nov 2012 01:32:47 -0500</pubDate></item><item><title>Mati ; Hidup.</title><description>&lt;p&gt;&amp;#8220;Bukankah mati lebih mendekatkan seseorang dengan yang hidup?&amp;#8221;&lt;br/&gt;
Begitu kira-kira sebuah penggalan kalimat yang saya tangkap pada suatu dialog film. Dengan alasan spiritual, saya setuju dengan penggalan kalimat tersebut. &lt;br/&gt;
Mati memang mendekatkan seseorang dengan yang hidup pun sebaliknya. Seperti jalinan yang kuat yang terbentuk dan hadir secara tidak langsung pada alam bawah sadar. Percaya atau tidak, rasional atau tidak; hal ini bisa saja terjadi.&lt;br/&gt;
Mati lebih mendekatkan seseorang dengan yang hidup, lewat doa. Iya, doa.&lt;/p&gt;</description><link>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/36806719912</link><guid>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/36806719912</guid><pubDate>Thu, 29 Nov 2012 08:10:00 -0500</pubDate></item><item><title>Seorang Gadis Takut Menangis.</title><description>&lt;p&gt;Seorang gadis takut sekali untuk menangis.&lt;br/&gt;
Setiap kali ia menangis, badannya selalu teriris. Ketika tangisannya semakin kencang, sayatan yang terbentuk semakin lebar. Begitu seterusnya. Maka sejak itu dia takut menangis. &lt;br/&gt;
Menangis kata ibunya adalah salah satu cara meringankan luka. Ketika ibunya tutup usia, sang gadis menangisi ibunya&amp;#8212;-berharap lukanya ringan. Setelah berhari-hari dia menemukan tubuhnya penuh sayatan. Goresan paling panjang ada pada dada kiri, di tempat jantung berada; lukanya berdetak. &lt;br/&gt;
Ketika merasa sedih, dia berusaha tidak menangis. Sayatan di tubuhnya sudah begitu banyak akibat lukanya yang begitu memberontak. Setiap dia merasa sedih, luka yang mengendap mulai menumpuk untuk ditumpahkan bersama sayatan sayatan. Begitu seterusnya sampai akhirnya dia sudah tidak tahan lagi.&lt;br/&gt;
Malam itu, di dalam kamar yang gelap dia mengambil sebilah pisau kemudian ditusukkannya benda tajam tersebut ke jantung, tempat segala luka berdetak. Agar tubuhnya berhenti menyayat lukanya sendiri. Lalu dia bisa kembali menangis lagi walaupun airmatanya tidak jatuh.&lt;/p&gt;</description><link>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/36511619658</link><guid>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/36511619658</guid><pubDate>Sun, 25 Nov 2012 10:14:26 -0500</pubDate></item><item><title>"Kau sebut apa sebuah kebetulan? Gumam kecilmu yang didengar Tuhan."</title><description>“Kau sebut apa sebuah kebetulan? Gumam kecilmu yang didengar Tuhan.”</description><link>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/36469691877</link><guid>http://aksarabercerita.tumblr.com/post/36469691877</guid><pubDate>Sat, 24 Nov 2012 19:54:07 -0500</pubDate></item></channel></rss>
